Data
17 Agustus Dijadikan Momen Kebangkitan Rempah-Rempah Indonesia

17 Agustus Dijadikan Momen Kebangkitan Rempah-Rempah Indonesia

Jakarta, Akuratnews. com- Indonesia sudah sejak lama dikenal dunia sebagai negara yang memiliki kekayaan dunia yang luar biasa. Tidak heran jika dahulu rempah-rempah dan flora obat yang tumbuh subur pada Indonesia pernah diperebutkan oleh negeri2 barat. Indonesia bahkan disebut sebagai megabiodiversity terbesar kedua setelah Brazil. Dari total sekitar 40. 000 jenis tumbuh-tumbuhan obat yang sudah dikenal di dunia, 30. 000-nya disinyalir berada di Indonesia.

Dan Indonesia pun lumrah dengan julukan live laboratory. Pada Indonesia sendiri, meskipun disinyalir 90% total jenis tumbuhan-tumbuhan berkhasiat jamu ada di Indonesia, ternyata cuma terdapat sekitar 9. 000-spesies tumbuhan yang diduga memiliki khasiat obat.

Dengan kecenderungan klub dunia yang lebih memilih buatan obat herbal yang berasal dibanding bahan-bahan alami kedepan akan memajukan permintaan akan tanaman obat. & permintaan ini semakin meningkat semenjak pandemi Covid-19 melanda dunia.

Peluang inilah yang ditangkap oleh PT Bio Natura Bagak dengan memproduksi obat dari bahan-bahan alami Indonesia yang dipadukan secara bioteknologi modern, dan produk baru yang mereka keluarkan salah satunya adalah Minyak SW Sumber Waras.

“Minyak SW Sumber Waras ini bukan minyak silika biasa, karena selain mengandung 100% bahan herbal juga mengandung Probiotik yang memiliki segudang manfaat buat kesehatan tubuh manusia, ” kata Zakaria Achmad, Product Manager Minyak SW Sumber Waras, dalam siaran persnya kepada awak media, bertepatan dengan HUT RI ke-75.

“Minyak SW Sumber Waras ini juga memiliki fitur dengan kami sebut dengan AirBiotics, yakni probiotik yang diuapkan ke suasana yang efektif membuat virus menjelma dormant atau tidak aktif, inilah yang membedakan Minyak SW Sumber Waras dengan minyak balur lainnya, ” lanjut pria yang normal disapa Zakaria ini.

Sejak dilaunching Mei 2020 lalu, Minyak ini menjadi viral dalam kalangan ibu-ibu mulai dari pelosok hingga artis Ibukota seperti Dhini Aminarti, Oki Setiana Dewi hingga pesinetron Ryana Dea.

“Alhamdulillah, respon dari masyarakat, utamanya di kalangan ibu-ibu sangat cara, karena mereka merasakan langsung kebaikan dari Minyak SW Sumber Waras, bahkan Dhini Aminarti sempat menjulukinya dengan minyak ajaib karena temannya yang sembuh dari kista Payudara, Oki Setiana Dewi dan Ryana Dea juga ikut memviralkan setelah mengatakan anaknya tidur lebih memutar sejak menggunakan Minyak SW Sumber Waras ini, ” jelas Zakaria.

Zakaria kemudian serupa menjelaskan, bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menjelma produsen obat herbal berskala internasional, yang tidak kalah bersaing lantaran negara lain.

“Sebagai negara yang memiliki lebih lantaran 30. 000 spesies tumbuhan obat, harusnya Indonesia dapat menjadi pengekspor produk obat herbal terbesar pada dunia. Namun faktanya, sekitar 9. 600 spesies tanaman yang diketahui memiliki khasiat obat belum dimanfaatkan secara optimal sebagai obat herbal. Karena itu kami bertekad buat menjadikan PT Bio Natura Bagak sebagai pionir dari natural medicine bukan menjadi follower, sehingga semenjak awal kami mempersiapkan produk dengan berkelas dunia. ” tegas Zakaria.

Sebagai perusahaan lokal, PT Bio Natura Perkasa menggunakan bahan baku 100 persen sah Indonesia dan bioteknologi yang diterapkan pun menggunakan tenaga ahli asli orang Indonesia tetapi dengan status dunia.

“Indonesia selain memiliki kekayaan alam yang luar biasa juga memiliki tenaga-tenaga pandai di bidang bioteknologi yang cukup mumpuni untuk membuat produk obat herbal berstandar internasional, karena itu kami yakin produk yang kami ciptakan bisa menembus pasar dunia, insya Allah, ” ujar Zakaria.

“Pada hari itu tepat di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Bio Natura Perkasa juga merilis sebuah video dengan membangkitkan semangat nasionalisme bahwa Indonesia adalah negara yang besar, negara yang kaya akan rempah-rempah serta tanaman obatnya, yang sudah seharusnya Indonesia bisa menjadi negara pencetus produk herbal terbesar di dunia, sekaranglah saatnya, Indonesia Maju, ” tutup Zakaria.