Diguyur Hujan Deras, Wilayah di Cipayung Depok Masih Siap Langganan Banjir

AKURATNEWS. COM – Hujan deras dengan menguyur wilayah Depok berdampak terjadinya banjir dengan ketinggian bervariasi antara seukuran betis hingga setinggi ukuran pinggang orang dewasa di wilayah Pondok Jaya, Cipayung Tanah air Depok, Selasa, (31/8).

Banjir yang sering jadi keluhan warga setempat serta para pengguna hidup itu diketahui telah berlaku sejak lama. Ketinggian banjir di wilayah itu makin kerap memutus akses Berkepanjangan Kampung Utan.

“Udah jadi langganan kalo abis ujan deras tentu banjir kaya sekarang ini. Motor juga ngak ada yang mau terobos banjir karena takut motor mogok”, kata seorang warga sekitar, Bowo, sore tadi.

Menurutnya, banjir yangbterjadi lantaran luapan air Kali Playangan itu sudah oleh karena itu langganan sejak lama serta sampai sekarang masih belum tertangani pemerintah.

“Beberapa tahun lalu sekitar 2015-2016 lalu sempat tersedia proyek saluran dan hidup tapi banjir mah tentu aja banjir”, ungkap Bowo di lokasi banjir menyambut sore tadi kepada Akuratnews. com.

Tempat dan warga sekitar lokasi banjir berharap agar Pemerintah Kota Depok bisa bertambah serius atasi banjir yang sudah terjadi menahun tersebut.

Harapanya sebenarnya, lanjut Bowo, Pemerintah Kota bisa menyelesaikan banjir setiap terjadi hujan deras. “Sekarang ini emang lagi tersedia proyek. Jembatan sama metode lagi dibongkar. Ya semoga aja ngak kaya sebelumnya. Selesei proyek, banjirnya pasti aja”, akunya.

Terpisah, salah seorang masyarakat sekitar lainya justru memprediksi jika proyek yang era ini sedang berjalan tak akan mengatasi banjir lantaran bukan saluran air dengan diperbaiki tapi malah mengaduk-aduk jembatan dan peninggian pekerjaan.

“Harusnya tidak jembatan yang dibongkar dan dibangun lagi. Begitu pula jalan raya ini katanya malah mau di cor lagi. Bisa jadi nanti banjir tetap aja banjir”, kata warga itu.

Minimal, masih cakap warga tersebut, pendangkalan Kala Playangan itu yang dikeruk sama diperbaiki saluran airnya.

“Waktu itu kali yang dikeruk bahkan dibagian sana ‘bukan letak banjir’ terus ngak dilanjutin lagi sampai sini”, beber dia di lokasi banjir di Jalan Kampung Utan.

Dari pandangan di lapangan, hingga lepas mahgrib ketinggian air banjir masih belum serut. Sebelumnya, dilokasi banjir tampak penuh jadi tontonan warga sekitar.

Sebagian awak ada juga yang tampak membersihkan sampah yang tercampak terbawa banjir. Momen banjir juga dimanfaatkan anak-anak berlaku air.