Dikbud Muna Gelar Bimtek Madrasah Penggerak, Ashar Dulu: Berharap Kasek Miliki Kemampuan Berpengaruh

AKURATNEWS. COM, MUNA – Dinas Pendidikan & Kebudayaan (Dikbud) Muna menyelenggarakan Bimbingan teknis (Bimtek) Program Sekolah Penggerak pada hari Rabu 22 September 2021.

Seluruh Besar Sekolah (Kasek) Pendidikan Bani Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Membuang Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas/Menengah Kejuruan (SMA/MK), hadir di Aula Jawatan Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten (Dikbud) Muna Sulawesi Tenggara (Sua), untuk menerima bahan dari Lembaga Penjamin Kadar Pendidikan (LPMP) dan Institusi Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (BPPAUD) provinsi Menghadapkan.

Program Madrasah Penggerak ini adalah agenda Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Penelitian dan Teknologi (Kemendikbudristek RI), yang tujuannya dalam rancangan mewujudkan visi Pendidikan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

Kepala Dikbud Muna, Ashar Dulu saat ditemui usai bimtek Sekolah Penggerak oleh Akuratnews. com, diruang kerjanya mengatakan bahwa program ini adalah program yang mencakup kompetensi literasi dan numerasi serta nonkognitif atau tanda yang diawali dengan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan unggul seperti Kepala sekolah dan guru.

Ashar memaparkan, dalam penyelenggaraan program sekolah penggerak yang dicanangkan oleh Kementerian Pelajaran, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, terdapat lima intervensi dengan akan diberikan untuk madrasah penggerak, yakni, pendampingan dengan simetris dan konsultatif sejak kementerian, penguatan SDM, pembelajaran holistic, perencanaan berbasis data serta digitalisasi sekolah.

“Jika kita cermati Program Sekolah Penggerak ini, merupakan transformasi dari rencana pendidikan sebelumnya bahkan program ini mengakselerasikan sekolah Daerah dan Swasta yang nantinya pada seluruh kondisi sekolah untuk bergerak satu had dua tahap lebih maju, ” Ucapnya.

Untuk mendapatkan itu, Kasek harus mengikuti tes, tetapi lebih dulu melalui proses pendaftaran dan pada  pendaftarannya itu melalui proses panjang, lanjut Ashar.

“Proses pendaftarannya sudah dimulai sejak Bulan Agustus berarakan dan akan berakhir di dalam 31 September nanti. Pendaftarannya, sambil berjalan proses tata laksana sambil mengikuti tes serta itu akan melalui cara panjang atau bertahap, ” Terangnya.

Kadikbud  yang pernah menjabat Besar Bidang Dikbud dimasa Tadbir Bupati Muna dr Baharuddin itu, berharap agar Kasek semakin memiliki kemampuan dengan kuat untuk serius mengikuti pendaftaran Sekolah Penggerak. ***