Gagal Terjadi Kesepakatan, Gugatan Kepada Bupati Kampar Masuk Pasal Pokok

AKURATNEWS porakporanda Sidang mediasi antara Bupati Kampar, Riau Catur Sugeng Susanto dan ahli pengampu Almarhum mantan Bupati Kampar Azis Zainal yang digugat tim pengacara Iskandar Halim gagal mencapai kesepakatan.

Dalam sidang mediasi yang dipimpin oleh Ketua Zefri Mayeldo Harahap, kurang waktu lalu, Rabu 29 September 2021 di Mahkamah Negeri (PN) Kota Pekanbaru, para pihak melanjutkan wasit berikutnya.

“Sidang mediasi gagal. Jadi menyelundup perkara pokok untuk wasit berikutnya. Kita meminta para-para tergugat untuk hadir sesi berikutnya, yang mana sepatutnya, ” kata Firmansyah tim pengacara Iskandar Halim, kepada wartawan, Sabtu, 2 September 2021.

Firmansyah mengatakan, sidang dilanjutkan pada 13 Oktober 2021. Dalam sidang tersebut, meminta jawaban para tergugat. Pihaknya bertekad melanjutkan gugatan sampai tuntas.

“Kami mau Bupati dan ahli waris almarhum Azis Zainal memenuhi sisa jasa bantuan adat Iskandar Halim sebesar Rp 100 juta, ” kata Firmansyah.

Tempat menyebutkan, awalnya pihak pertama berjanji dan berkewajiban menganjurkan imbalan jasa konsultasi ataupun bantuan hukum non litigasi kepada pihak kedua sebesar Rp 150 juta.

“Mengenai pembayaran bantuan hukum telah mengirim surat kepada tergugat dengan pada saat itu calon Bupati Kampar, telah melaksanakan pembayaran sebesar Rp 50 juta dan sisanya sebesar Rp 100 juta belum dibayar, ” tegasnya.

Iskandar Halim menyuarakan, sidang mediasi gagal, gugatan masuk perkara pokok.

Selanjutnya 1 dua