Gebyar Vaksinasi di 11 Kecamatan Sukses, Kota Depok Saat ini Gelar Ge-SIP

AKURATNEWS. COM – Kota Depok kini mulai mengelar Gebyar Vaksinasi Pelajar (Ge-SIP) usai sukses melampaui target vaksin pada Gebyar vaksinasi di 11 kecamatan di Depok 1-5 September 2021 lalu.

Ge-SIP di Kota Depok mulai dilakukan selama lima hari berturut serta berlangsung pada 6 semrawut 10 September 2021 kelak.

“Saat tersebut kami juga menggelar Gebyar Vaksinasi Pelajar (Ge-SIP) semasa lima hari, mulai 6 hingga 10 September nanti”, kata Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Senin, (6/9).

Patuh Dadang, lokasi pelaksanaan  Gebyar Vaksinasi Pelajar akan terpusat pada lima lokasi sekolah di Depok yakni, dalam SMPN 3 Depok, SMPN 8 Depok, SMPN 11 Depok, SMPN 25 Depok dan Sekolah Yayasan Al-Muhajirin Depok.

“Tujuannya vaksin pelajar untuk SMP ini untuk menunjang pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas yang dijadwalkan pada awal Oktober 2021 kelak, ” papar Dadang.

Terkait pelaksanaan vaksinasi serentak di 11 kecamatan yang baru berakhir 5 September 2021, Dadang menyebut giat tersebut berjalan sukses hingga lampaui target vaksinasi.

“Hasilnya melewati target yakni, mencapai 63. 617 orang dari target 55 ribu orang”, katanya.

Dadang menyuarakan, cakupan vaksinasi tertinggi ada di Kecamatan Cimanggis jadi memberikan suntikan vaksin pada 6. 948 orang. Disusul Kecamatan Sukmajaya sebanyak 6. 924 orang.

Berikutnya, Kecamatan Tapos sebesar 6. 686 orang, lulus Kecamatan Sawangan dengan cakupan 6. 228 orang & Kecamatan Bojongsari sebanyak 5. 798 orang.

Untuk Kecamatan Bojongsari, lanjutnya, sebanyak 5. 798 karakter, Kecamatan Cilodong sebanyak 5. 747 orang dan Kecamatan Cipayung sebanyak 5. 300 orang.

Sedang kata Dadang, Kecamatan Beji sebanyak 5. 177 karakter, Kecamatan Cinere sebanyak 5. 147 orang, Kecamatan Pancoran Mas sebanyak 4. 954 orang dan Kecamatan Limo sebanyak 4. 708 orang.

Diketahui, perkembangan vaksinasi Covid-19 Kota Depok per 5 September 2021 untuk dosis pertama 654. 567 atau 40, 56 persen.

Sedangkan dosis kedua 360. 784 atau 22, 35 komisi, dan dosis ketiga 6. 595 atau 0, 41 persen.