Gubernur: Kegiatan Tempat Ibadah Sedang Diperbolehkan

Medan, Akuratnews. com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) tidak melarang kegiatan ibadah di tempat ibadah selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Klub (PPKM) Mikro. Ibadah rutin tetap diperbolehkan, namun dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

“Tempat ibadah diperbolehkan sepanjang menerapkan Prokes yang cermat. Jika harus ditutup ialah hasil evaluasi Satgas kabupaten/kota masing-masing, ” ujar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pra acara Vidcom bersama Gajah Koordinator Perekonomian di Sendi Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman 41 Medan, Rabu (7/7).

Benar sesuai Instruksi Mendagri Cetakan 14 Tahun 2021 serta Instruksi Gubernur Sumatera Mengadukan No. 188. 54/26/INS/2021, untuk wilayah yang berada di level 4, disampaikan pelaksanaan ibadah di rumah ibadah ditiadakan. Namun semuanya tergantung kondisi daerah, jika Pemerintah Daerah menyatakan penyebaran Covid-19 masih aman dan terarah, maka kegiatan keagamaan pasti dapat dilaksanakan di rumah ibadah dengan persyaratan & Prokes yang ketat.

Disampaikannya, saat ini penyebaran Covid-19 di Sumut masih relatif terkendali. Pengembangan kasus Covid-19 di Sumut belum mengarahkan untuk penutupan tempat-tempat ibadah.

“Masih terkendali, kita belum harus menutup tempat-tempat ibadah untuk ibadah rutin, tetapi harus menerapkan Prokes secara ketat. Bila mana dalam perkembangan kemudian Satgas kabupaten/kota setelah evaluasi merasa menetapkan menutup tempat ibadah tengah waktu, itu dilakukan untuk melindungi masyarakat, ” sahih Gubernur yang didampingi Besar Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Sumut Irman Oemar.

Gubernur pula mengimbau masyarakat agar lestari di rumah dan peraturan menerapkan Prokes 5M, yakni memakai masker, mencuci lengah menggunakan sabun, menjaga senggang, menghindari kerumunan, dan menekan mobilitas.

“Hingga saat ini, penerapan adat kesehatan secara ketat ialah cara yang paling pintar untuk mencegah penyebaran Covid-19, ” katanya.

Edy Rahmayadi juga mengimbau masyarakat Sumut untuk mengizinkan disuntik vaksin Covid-19 serta mengikuti vaksinasi gratis dengan dilaksanakan pemerintah. Selain karena sudah diperintahkan negara, vaksinasi juga merupakan langkah paling baik untuk mencegah & mempersempit penyebaran Covid-19.

“Sehingga dengan penerapan ini, maka harapan kita status Covid-19 di Sumatera Utara, khususnya Kota Zona dan Sibolga masuk ke level yang lebih elok, ” sebutnya.