JPU Kejari Depok Tuntut Belasan Terdakwa Langgar PPKM Penting

AKURATNEWS. COM – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok lakukan penuntutan terhadap 12 pelanggar dalam sidang pelanggar PPKM Darurat di Sukmajaya, Tanah air Depok Jawa Barat, Kamis, (15/7).

Konvensi pelanggaran tersebut digelar Dasar Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok pada Aula kantor Kecamatan Sukmajaya, Depok, Kamis, (15/7).

Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, Lira Aprianti mengatakan, para-para pelanggar didenda sesuai secara keputusan hakim sebesar 300 ribu hingga 1 juta rupiah.

“Ada 12 terdakwa dengan dam bervariasi. Mereka melanggar Perda Jawa Barat no 5 tahun 2021 pasal 21i, ” ujarnya.

Dikatakan Lira, para pelanggar sebagian besar adalah pedagang, diantaranya toko mainan, gardu pakaian, warung kopi, toko furniture, elektronik dan yang lain.

“Total dam keseluruhan sebesar Rp tujuh. 700. 000. Uang kompensasi ini akan langsung kita setorkan ke kas negeri, ” jelas JPU Kejari Depok.

Tengah, Kepala Satuan (Kasat) Penjaga Pamong Praja (Pol PP) Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, penindakan merupakan cara mendisiplinkan masyarakat terkait keyakinan PPKM Darurat.

“Pelanggarnya sebanyak 12 karakter usaha non esensial ditindak karena melanggar aturan PPKM darurat”, kata Lirnda pada Sukmajaya, Depok.

Menurut Lienda, dalam implementasi PPKM darurat sejak 3-20 Juni 2021, masih penuh masyarakat yang tidak disiplin.

“Kita meminta masyarakat disiplin dalam PPKM Darurat sehingga dapat menekan penyebaran Covid-19 di Tanah air Depok, ” tuturnya.

Sidang yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Sukmajaya, Depok itu melibatkan sejumlah pihak yakni, Kejaksaan Negeri Kota Depok, Mahkamah Negeri Depok, serta TNI-Polri.