Data
Mas Kelana Siap Tuntaskan Kepentingan Kelompok Tepat Waktu

Mas Kelana Siap Tuntaskan Kepentingan Kelompok Tepat Waktu

Sidoarjo, Akuratnews. com berantakan Tahun ini, impian masyarakat Sidoarjo mengenai frontage road (FR) Waru – Sidoarjo dan RSUD Sidoarjo wilayah barat (Sibar) terbilang hanyut.

Hal itu terungkap, ketika Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin dan Sekda, Achmad Zaini dikonfirmasi awak media terpaut kedua proyek tersebut belum periode ini.

Menurut Nur, proyek FR Waru -Sidoarjo tidak dapat terealisasi dan tuntas, sekalipun dana ratusan milyar tersedia. Alasannya, terbentur pembebasan lahan, mengingat pertama kelar 53 persen.

Lalu, Zaini berdalih, pihaknya tahu menggelar tahapan lelang proyek manajemen konstruksi RSUD Sibar, diikuti 4 peserta. Dinilai tak memenuhi syarat, lelang digagalkan. Juga, dananya redup, akibat refocusing Covid-19. Semula dianggarkan Rp120 milyar, kini tersisa Rp30 milyar. Sehingga, tak memungkinkan membuat, karena waktunya mepet.

Padahal, proyek FR dan RSUD Sibar itu masuk skala preferensi dan sudah terlanjur ‘digembar-gemborkan’ di dalam masyarakat. Bahkan, FR yang berlaku mengurai kemacetan telah direncanakan enam – tujuh tahun silam. Sejenis pula, RSUD Sibar, guna mempermudah layanan kesehatan warga yang beruang di wilayah barat Sidoarjo telah diprogramkan tiga tahun lalu. Namun kenyataannya, kedua proyek yang ditunggu masyarakat ini hanya isapan jempol belaka.

Nah, dengan jalan apa sikap bakal calon Bupati Sidoarjo 2021-2024 dari PDI-P dan PAN, H. Kelana Aprilianto, akrab disapa Mas Kelana melihat FR tak kunjung tuntas dan RSUD Sibar yang belum terealisasi tahun ini? Akuratnews. com memaparkannya sekilas dalam tulisan seri ke-53 ini.

Dikemukakan Mas Kelana, belum tuntasnya FR dan terealisasinya RSUD Sibar, tentu masyarakat Sidoarjo telah dapat menilai: sejauh mana ketekunan pemerintah daerah puluhan tahun itu memperhatikan kepentingan mereka?

“Ya, karena kedua proyek itu sudah lama dijanjikan dan umum sangat membutuhkannya. Tapi, sayangnya kinerja pemerintah daerah terkesan lamban, ” ujarnya.

Karenanya, sambung Mas Kelana, kelak masyarakat Sidoarjo menaruh kepercayaan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai bupati, guna menata Sidoarjo ke depan menjadi lebih baik, dia siap mengutamakan dan menyelesaikan segala kepentingan masyarakat pas pada waktunya.

“Ya, apapun yang terkait kepentingan kelompok, kita akan tuntaskan, tanpa perlu menundanya. Agar bisa segera dimanfaatkan mereka. Masa’, semua sudah direncanakan, dianggarkan dan disetujui, tinggal realisasinya saja, kok susah? ” ucapnya. (Bersambung)