Data
Masih Banyak Yang Cuek, Perlukah Perppu Sanksi Pidana Masker?

Masih Banyak Yang Cuek, Perlukah Perppu Sanksi Pidana Masker?

Jakarta, Akuratnews. com – Banyak pihak yang melihat, sudah sepatutnya pemerintah tegas serta konsisten melakukan razia terhadap dengan tak memakai masker, terutama pada wilayah yang masih merah peristiwa Covid-19.

“Razia khususnya dilakukan bagi pedagang, seperti distributor kaki lima, pedagang sayur di pasar serta tempat-tempat berkumpul atau kerumunan atau pertemuan yang tampak lebih dari satu orang yang bukan keluarga serumah, ” perkataan pengamat sosial dan hukum, Kan Hiung di Jakarta, Jumat (14/8).

Ia menyebut, sedang banyak yang berkumpul dan tidak memakai masker. Sebagian lagi menggunakan masker hanya digantung di kolong dagu dan ada yang mengindahkan masker tidak menutupi bagian lubang hidungnya.

“Selama itu saya juga hanya melihat razia masker hanya di jalan-jalan umum saja. Padahal di tempat yang lain, banyak yang berkumpul tanpa memasang masker yang rapi, ” ucapnya.

Ia mengamati, sedang banyak masyarakat yang belum simpulan dan sadar akan bahaya pandemi Covid-19 terhadap bangsa dan negeri.

“Padahal pandemi Covid-19 sudah menunjukkan keadaan darurat dengan dapat menghancurkan ekonomi dan keuangan bangsa dan negara, ” perkataan Kan.

Pemerintah dipandangnya patut bertindak tegas dan konsisten. Jangan sampai terkesan lalai, apalagi sampai terkesan membiarkan orang-orang dengan berkumpul tidak memakai masker secara rapi.

“Saya serupa teramat berharap dan sekaligus menyerahkan solusi dan usulan kepada Pemimpin Joko Widodo (Jokowi) agar mampu menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia (Perppu) sanksi kejahatan penjara dan/atau pidana denda bagi yang tidak memakai masker semasa di luar rumah dengan substansi pembentukan hukum pidana yang sebagaimana mestinya, ” tandasnya.