Data
Mengaduk-aduk Rumah Dinas Walikota Banjar, KPK Bawa Dua Koper Bersegel

Mengaduk-aduk Rumah Dinas Walikota Banjar, KPK Bawa Dua Koper Bersegel

Jakarta, Akuratnews. com berantakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan tengah bergerak melaksanakan penyelidikan kasus korupsi di Kota Banjar, Jawa Barat.

Kali ini, komisi anti rasuah ini sedang menelisik kasus terkaan korupsi terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Dukuh, Jawa Barat Tahun 2012-2017.

“Tim penyidik KPK sedangkan melakukan tahap pengumpulan alat tanda di antaranya memeriksa saksi dan melaksanakan kegiatan penggeledahan di beberapa wadah di kota Banjar, ” kata pendahuluan Pelaksana Tugas (Plt) Juru Cakap Penindakan KPK, Ali Fikri  pada wartawan di Jakarta, Jum’at (10/7).

Ali melanjutkan, salah satu lokasi yang didatangi pemeriksa KPK  adalah Pendopo Walikota & Dinas PUPR Kota Banjar, Jumat (10/7)

“Termasuk dalam antaranya hari ini di Pendopo Walikota Banjar dan Dinas PUPR Kota Banjar, ” ujarnya.

Di rumah dinas Walikota Banjar, lima orang anggota KPK terlihat keluar membawa dua koper yang disegel.

Aparat keluar dikawal personel polisi bersenjata. Dua koper yang dibawa dimasukan ke masing-masing mobil minibus kijang Inova plat B yang diparkir di samping rumah dinas walikota. Dua mobil tersebut mendatangi sendi dinas walikota sejak pukul 09. 30 WIB.

Balik pada Ali, dirinya belum meluluskan penjelasan secara gamblang terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur di Kota Banjar, termasuk apakah telah ada tersangka dalam peristiwa ini.

“Sebagaimana telah kami sampaikan bahwa kebijakan Pimpinan KPK terkait ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan telah dilakukan, ” ujarnya.

Sehari sebelumnya, sejumlah petugas KPK mendatangi PT. PMG di Kota Banjar. Empat unit Kijang Innova berplat cetakan Jakarta memasuki halaman kantor tersebut. Diduga pemeriksaan ini terkait order infrastruktur di Kota Banjar.

Kedatangan petugas terlihat semenjak pagi hari hingga malam keadaan. Saat pemeriksaan, pintu gerbang PT. PMG tertutup rapat.

Sejumlah polisi tampak berjaga pada pintu masuk kantor perusahaan di bidang energi tersebut. Baru sekitar pukul 19. 00 WIB, petugas KPK meninggalkan kantor PT. PMG.