Data
Pradi-Afifah Bicara Soal Penanggulangan Banjir dalam Depok

Pradi-Afifah Bicara Soal Penanggulangan Banjir dalam Depok

Depok, Akuratnews. com – Pasangan Wali Kota, Wakil Wali Kota Pradi Supriatna – Afifah Alia dikancah Pilkada Depok 2020 mulai berpaham terkait banjir yang kerap terjadi pasca Depok diguyur hujan lebat.

Pradi dan Afifah telah miliki sejumlah konsep penanggulangan banjir yang kerap terjadi. Pradi bahkan anggap banjir jadi Order Rumah (PR) yang perlu cepat ditanggulangi.

“Soal banjir merupakan PR besar yang nanti kajian serta tindakan preventif serta intervensinya harus segera dilakukan, ” ucap Pradi Supriatna di Jatijajar, Tapos Minggu, (11/10/2020) siang.

Tindakan preventif yang menetapkan dilakukan, kata Pradi terkait secara sejumlah kajian seperti Analisa Dampak Lingkungan atau Amdal dan sebagainya.

“Jadi nanti bisa dilihat apakah daerah tersebut ialah suatu daerah celukan, dataran sedikit atau lainya, ” ujarnya zaman berkunjung di sanggar seni budaya.

Ditambahkan Pradi, kita semua sangat paham jika cairan pasti mengalir ketempat terendah. “Jadi kajian dan intervensinya harus cepat dilakukan, “katanya.

Menghantam upaya preventif Pradi menjelaskan bisa dilakukan terutama pada bangunan yang belum diberikan perijinan oleh pemerinta.

Terkait banjir, Calon Wakil Wali Kota Depok lantaran Paslon nomor urut 1 Afifah Alia justru tampak langsung bekerja cepat dengan mengunjungi titik banjir yang terjadi di Pondok Hebat, Cipayung, Minggu, (10/10/2020).

Berlatarbelakang ilmu tehnik sipil, Afifah menilai perlu ada normalisasi jalan kali dari hulu sampai mulut secara utuh dan perlu pengerjaan maksimal sehingga tak terkesan taksiran terbuang sia-sia.

“Normalisasi perlu dilakukan secara utuh. Kalau dikerjakan secara benar, ada bintik banjir yang berkurang tiap tahunnya sehingga tak beri kesan semacam hanya hamburkan anggaran saja, “kata Afifah saat dihubungi Minggu malam tadi.

Jika normalisasi dilakukan dengan tidak secara utuh dan hanya sebagian saja, sendat Afifah, justru akan terdapat periode tertentu aliran kali yang lebih rendah atau lebih tinggi indah sisi kanan dan kirinya.

“Jadi, penanganan kali tak bisa seperti itu karena hanya akan membuat mangkuk dibagian tertentu dengan dinormalisasi dan akan kembali terjadi pendangkalan meski telah dinormalisasi, ” pukas salah satu perwakilan dari trah hawa yang terjun dikancah Pilkada Depok 2020.

Sesuai diketahui, barbagai wilayah di Depok seperti Krukut, Limo, Perumahan Kastil Cinere, Cinere, Tirta Mandala, Sukmajaya, Pasir Putih, Sawangan.

Berikutnya, Jalan Kampung Utan, & Perumahan Permata Depok, Pondok Hebat, Cipayung, Jalan Arif Rahman Ketua, Beji, Jalan Margonda Rsya Depok alami banjir saat diguyur hujan deras pada 10 Oktober 2020 kemarin.