Data
Puluhan Pelanggar Protokol Kesehatan Jalani Sesi di Tempat

Puluhan Pelanggar Protokol Kesehatan Jalani Sesi di Tempat

Surabaya, Akuratnews. com berantakan Polres Pelabuhan Tanjung Perak beserta dengan TNI dan Satpol PP Kota Surabaya merazia pengguna Berkepanjangan Pogot, Kelurahan Kali Kendinding, Kecamatan Kenjeran, Rabu (17/9/20).

Dari operasi yustisi protokol kesehatan itu, petugas menjaring puluhan pelanggar dan langsung di sidang ditempat.

Hakim, Jaksa dan panitera dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dipersiapkan di lokasi supaya para pelanggar dapat ditindak tepat.

Setelah menjalani sesi tindak pidana ringan (Tipiring) ke-44 orang pelanggar, diwajibkan membayar dam di lokasi. Sedangkan bagi yang tidak bisa membayar denda mereka diberikan sanksi sosial berupa membersihkan jalan.

Selain itu, Polisi juga membagikan masker pada para pelanggar saat menunggu giliran sidang tipiring.

“Kita Polres Pelabuhan Tanjung Perak, mulai dari kemarin, sudah melakukan proses yustisi, bekerja sama dengan Satpol PP Kota, Kecamatan, Koramil, Mahkamah Negeri, dan Kejaksaan. Kami mengabulkan operasi yustisi secara stasioner maupun mobile. Lha pagi ini, ana melakukan operasi yustisi stasioner, ” terang Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Anggi Saputra, Rabu (16/9/2020).

Kata Anggi bahan operasi yustisi ini adalah, masyarakat yang keluar rumah tidak memakai masker.

“Kita mencari masyarakat yang tidak menggunakan masker untuk kita laksanakan sidang ditempat, ” ungkap Anggi.

“Sementara yang terdata ada 44 masyarakat yang tidak menggunakan masker. Kemudian langsung melaksanakan sidang ditempat, putusan variatif, tergantung hakim yang memutuskan. Apabila dirasa yang terlibat tidak bisa membayar denda, putusannya mereka diminta untuk melaksanakan hukuman sosial berupa bersih-bersih, ” menguatkan Anggi.

Salah mulia pelanggar yang mendapat sanksi balasan bersih-bersih jalan, Supriyanto (35) awak Surabaya, mengaku jera dan berkomitmen akan taat protokol kesehatan.

“Iya tadi disidang ditempat, tadi kena denda Rp 50 ribu, tapi nggak bisa bayar hukumannya diganti suruh menyapu. Insaf, besok pakai masker, ” awak Supriyanto.

Anggi juga menjelaskan, operasi yustisi di provinsi hukum Polres Pelabuhan Tanjung Galuh akan terus dilakukan untuk menutup mata rantai penyebaran COVID-19.

“Terus, operasi ini mau kami laksanakan rutin, baik cepat maupun malam, di titik-titik patuh evaluasi kami, yang masih menjadikan episentrum daerah Covid 19, dan juga masyarakat yang tidak menggunakan masker, ” papar Anggi.

Sementara itu, Polres Pangkalan Tanjung Perak juga mendapati 38 pelanggar saat operasi yustisi pada pintu tol Dupak.

“Kemudian (kemarin) siangnya kita kerjakan lagi operasi yustisi di daerah Krembangan, ini juga merupakan bahan perbatasan Surabaya-Gresik, wilayah Utara, terjaring 27 pelanggar, ” pungkas Anggi.