Data
Raka Kelana: Kita Optimalkan Peran Mesin Parpol dan Para Pendukung ‘Sidoarjo Berkelas’!

Raka Kelana: Kita Optimalkan Peran Mesin Parpol dan Para Pendukung ‘Sidoarjo Berkelas’!

Sidoarjo, Akuratnews. com – Nampaknya, paslonkada yang diusung PDI-P & PAN, serta didukung enam parpol nonparlemen (Hanura, Perindo, PBB, PKPI, Berkarya dan Gelora Indonesia) maju laga pilkada Sidoarjo 2020, H. Kelana Aprilianto (Mas Kelana) dan Dwi Astutik (Bunda Astutik) sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2021 – 2024 berpeluang besar melangkah ke pendopo.

Pasalnya, Mas Kelana serta Bunda Astutik bersama tim pemenangan koalisi ‘Guyub Rukun’, mesin parpol pengusung dan para pendukungnya, cantik enam parpol nonparlemen maupun umum dari berbagai elemen bakal mengoptimalkan gerak langkah penggalangan massa dibanding kota hingga pelosok desa di wilayah Sidoarjo.

“Ibarat kata pepatah orang Bugis, Makassar, ‘sekali layar terkembang, pantang biduk surut ke pantai’. Artinya, Kupilih tenggelam (di lautan), daripada harus kembali (ke pantai). Intinya, saat ini, saat tepat kita memenangkan pilkada, ” cetus Mas Kelana bersifat.

Nah, upaya ideal apa yang akan dilakukan Raka Kelana, agar paslonkada ‘Sidoarjo Berkelas’ meraih kemenangan pada laga pilkada, 9 Desember 2020 mendatang? Akuratnews. com membeberkannya dalam tulisan seimbang ke-93 ini.

Raka Kelana menuturkan, sesuai amanat elit parpol pengusung, dia diperintahkan lekas berkoordinasi dengan pengurus dan kadet parpol ini di tingkat kecamatan dan desa se-Sidoarjo.

“Kita segera turun berkoordinasi dengan seluruh pengurus dan kader pada tingkat kecamatan dan desa, sebab mereka mesin parpol yang hidup tegak lurus dalam satu komando mengamankan dan memenangkan paslonkada dengan diusung parpol mereka maju pertarungan pilkada, ” ujarnya.

Selain itu, tambah Mas Kelana, dia juga membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat dari berbagai elemen yang memberikan dukungan pada ‘Sidoarjo Berkelas’.

“Kita dapat komunitas atau kelompok masyarakat yang mau bergabung dan berkomitmen mendukung ‘Sidoarjo Berkelas’ dengan tangan terkuak, ” tandasnya. (Bersambung)