Data
Senin Besok, Pelayanan di Kantor Imigrasi Non TPI Kelas II Bekasi Kembali Dibuka

Senin Besok, Pelayanan di Kantor Imigrasi Non TPI Kelas II Bekasi Kembali Dibuka

Bekasi, Akuratnews. com awut-awutan Kantor Imigrasi Non TPI Kelas II Bekasi mulai membuka servis keimigrasian kepada masyarakat umum tiba Senin, 15 Juni 2020, molek itu layanan Warga Negara Langka (WNA) maupun layanan paspor Warga Negara Indonesia (WNI).

Kepala Kantor Imigrasi Non TPI Kelas II Bekasi, Petrus Teguh Aprianto menjelaskan, pelayanan keimigrasian nantinya akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, baik kepada para-para petugas dan pemohon.

“Semua pelayanan akan dilakukan secara memperhatikan protokol kesehatan yang selektif untuk menjaga keselamatan masyarakat dan petugas yang saling berinteraksi diruang layanan, ” kata Kakanim Petrus Teguh Aprianto, Jumat (12/6/2020).

Pelayanan yang akan dibuka mengikuti anjuran aturan new normal, yaitu pelayanan paspor bagi WNI dan pelayanan izin tinggal keimigrasian bagi WNA dan Unit Layanan Paspor (ULP) serta Mal Penyajian Publik (MPP).

Kaum strategi sudah disiapkan, di antaranya penyiapan alat pelindung diri untuk petugas, pemasangan tirai transparan untuk sekat petugas dan pemohon, faceshield, alat pemeriksa suhu tubuh, dan tempat cuci tangan. Penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan pelayanan juga dilakukan secara berkala minimum seminggu tiga kali, kata Petrus.

Ia juga menjelaskan, seluruh petugas dan pemohon wajib mencuci tangan sebelum memasuki kantor Imigrasi dan memakai masker. Di aliran kantor Imigrasi akan ada aparat yang mengingatkan petugas dan pemohon sehingga seluruh protokol dapat dijalankan dengan baik.

“Untuk menjaga jarak, nantinya booth penyajian yang dibuka akan dibatasi yakni hanya separuh dari jumlah yang ada. Selain itu tempat duduk ruang tunggu juga diberi isyarat silang agar tidak terlalu bergandeng satu sama lain, ” pungkasnya.

Untuk pelayanan paspor, pendaftaran antrean dilakukan melalui praktik pendaftaran antrean paspor online melalaikan gawai telepon pintar. Sedangkan untuk pelayanan kepada WNA akan dioptimalkan melalui aplikasi izin tinggal online, tuturnya.

Untuk servis WNI antrian online dapat diambil melalui aplikasi layanan paspor online yang bisa didownload di appstore/playstore.