Takut Pada Kekerasan Terhadap Rani dan Anak, Wulan Guritno Kampanyekan ‘KASIH’

AKURATNEWS – Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan negeri berimbas pada semua pokok kehidupan, tak terkecuali bagi perempuan dan anak.

Tak jarang terdengar kasus-kasus kekerasan menimpa rani dan anak di famili yang salah satunya diakibatkan himpitan masalah yang disebabkan pandemi.

Situasi ini menjadi perhatian Wulan Guritno. Artis yang aktif di lembaga Gelang Harapan (Hope) bersama Amanda Gratiana Soekasah dan Janna Soekasah Joesoef ini mengaku miris atas fenomena ini.

“Miris ya positif, padahal selama pandemi yang membuat kita sering pada rumah,   rumah harusnya menjadi tempat paling tenteram. Tapi justru di sendi terjadi kekerasan pada hawa dan anak. Yang mampu kita lakukan sekarang merupakan mencari solusinya. Kita nggak bisa melakukan ini sendiri, ” ujar Wulan di sela-sela acara Kick of Cycling Charity for Hope di Jakarta, Sabtu (29/5).

Namun, pokok tiga anak ini melihat fenomena ini adalah arah yang pasti ada sebab sebuah kehidupan.

“Seperti Yin dan Dengan, ada hitam dan suci. Tinggal bagaimana kita jadi manusia menyelesaikannya dengan Bergurau, bersama-sama menyelesaikan masalah dengan ada, ” ucapnya.

Cara penyelesaian urusan ini, salah satunya dilakukan lewat social movement dengan menyebarkan harapan bagi kelompok di segala bidang.

Social movement tersebut dibungkus lewat konsep ‘KASIH’ yang bekerjasama dengan designer muda berbakat, Stellarissa serta Onethirteen Live.

“Konsep ini sudah direncanakan sejak tahun lalu, berasal dari keprihatinan saat pandemi melanda negeri ini. Kita ingin berbuat sesuatu yang me-reminder. Dengan basic hamba sebagai seorang desainer, maka kita buat sesuatu dengan universal dan terciptalah rancangan ‘KASIH’ yang juga diajarkan di semua agama serta universal, ” beber Stellarissa.

Program itu dikatakan Stellarissa merupakan terobosan baru Hope untuk mewujudkan kampanye yang bertujuan menimbulkan kembali harapan akan nafsu dan semangat berbagi dalam tengah masyarakat yang dituangkan dalam bentuk kaos dengan desain kata ‘KASIH’.

“Cycling for Hope hari ini menjadi kick-off awal kegiatan dari persuasi program ‘KASIH’ ini, ” jelas founder Hope, Amanda Gratiana Soekasah.

Selain didukung para kolaborator, kampanye KASIH ini juga didukung individu, komunitas, pesepeda dan berbagai kalangan dengan mempunyai misi dan tumpuan yang serupa dalam menyebarkan cinta dan semangat untuk berbagi.

Janna Soekasah menambahkan, nantinya dana yang terkumpul dari kampanye ini akan disalurkan kepada klub yang membutuhkan, khususnya untuk kaum perempuan dan bujang.

“Kita rencanakan membantu penyediaan air bersih di beberapa daerah dalam NTT. Seperti kita ketahui, perempuan terutama ibu-ibu sangat dekat kesehariannya dengan air, ” ucap Janna.

Pamungkas, Wulan berniat, di masa pandemi Covid-19 ini, dimana sektor ekonomi berganti-ganti, dibutuhkan solidaritas bergabung dalam menumbuhkan rasa mabuk dan kasih untuk sesama.

“Kita meminta dengan semangat serta persekutuan bersama ini, semakin banyak masyarakat yang mendapatkan jalan baru untuk hidup dengan lebih baik, ” pungkas Wulan.