Terpikat Kasus Korupsi, KPK Tetapkan Apri Sujadi sebagai Tersangka

AKURATNEWS – Tip Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bintan periode 2016–2021, Apri Sujadi (AS) jadi tersangka.

Apri diduga terlibat dalam peristiwa korupsi pengaturan barang tepat Cukai dalam pengelolaan Tempat Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016-2018.

Plt Jubir KPK Ali Fikri serta Pemangku Ketua KPK Alexander Marwata, mengumumkan tersangka korupsi cukai rokok di kawasan Bintan, secara virtual, Kamis, 12 Agustus 2021 sore.

Alexander menyebutkan, pihaknya saat ini menahan dua tersangka yakni Bupati Bintan inisial AS (Apri Sujadi) dan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas & Pelabuhan Bebas (BPKPPB) Daerah Kabupaten Bintan inisial MSU (Mohd Saleh H Umar).

“Atas kegiatan kedua tersangka, dijerat pencetus 2 ayat (1) atau pasal 3 Undang-Undang cetakan 31 tahun 1999 mengenai pemberantasan Tipikor, jo kausa 55 ayat (1) ke-2 KUHPidana.

“AS diduga terima uang Rp6, 3 miliar, sedangkan MSU Rp800 juta dari total kerugian negara Rp250 miliar, ” ucap Alexander.

KPK, menjelaskan, pemeriksaan perkara dugaan tindak kejahatan korupsi perbuatan melawan patokan dan atau penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan oleh penyelenggara negara terkait Pengaturan Barang Kena Cukai Dalam Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas serta Pelabuhan Bebas (KPBPB) Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016-2018.

Setelah dilakukan pengumpulan informasi dan keterangan serta ditemukan adanya masukan permulaan yang cukup, KPK melakukan penyelidikan dan memajukan status perkara
ini ke Penyidikan pada kamar Februari 2021, dengan menetapkan Tersangka,

Buat kepentingan penyidikan, pada hari ini dilakukan upaya menekan penahanan oleh Tim Pemeriksa, masing-masing untuk selama 20 hari kedepan terhitung sejak tanggal 12 Agustus 2021 sampai dengan 31 Agustus 2021, sbb:

a. AS ditahan pada Rutan pada gedung Merah Putih.

b. MSU ditahan di Rutan pada Kavling C1 Gedung ACLC.

Jadi langkah antisipasi penyebaran virus Covid-19 dilingkungan Rutan KPK, para Tersangka akan dilakukan isolasi mandiri di Rutan KPK Kavling C1 di gedung ACLC.