Data
Total Korban yang Dirugikan Oleh Cukong Cantik di Abdya Bertambah Maka 18 Orang

Total Korban yang Dirugikan Oleh Cukong Cantik di Abdya Bertambah Maka 18 Orang

Abdya, Akuratnews. com –   Kepolisian Resor Aceh Barat Gaya (Polres Abdya) kembali merilis kemajuan terbaru kasus RS (26) bekas karyawati BRI Cabang Blangpidie atas dugaan penipuan dan penggelapan kekayaan nasabah.

Dari buatan penyelidikan dan penyidikan terbaru Satreskrim mencatat jumlah korban yang dirugikan oleh RS bertambah 18 karakter.

“Sebelumnya hanya enam orang korban. Namun setelah diproses lebih lanjut diketahui seluruhnya ada 24 orang, ” ungkap Kapolres Abdya AKBP Muh. Nasution, SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Erjan Dasmi kepada awak media, Rabu (22/7/2020) sore.

Kapolres melanjutkan hasil keterangan dari 24 orang tersebut menyebutkan 3 karakter sebagai korban program Pick Up dan 21 orang korban kalender Deposito. Dari hasil tipunya itu RS berhasil meraup uang sebesar Rp. 9. 989. 001. 000, – (sembilan miliar sembilan ratus delapan puluh sembilan juta bermacam-macam rupiah). Dari uang itu selalu RS telah menepati janjinya memberikan sejumlah Reward (hadiah) uang tunai dan barang untuk para korban.

“RS telah menyerahkan reward uang tunai untuk para korban totalnya Rp. 4. 315. 251. 000, dan juga barang senilai Rp. 1. 719. 200. 000. Sementara sisanya Rp. 3. 954. 550. 000 telah diaku RS untuk keperluan pribadi, ” urai Kapolres.

Sambungnya, hadiah barang yang diberikan RS kepada para korban terdiri daripada, 2 unit mobil, 7 unit Sepmor, 1 batang emas atam 50 gram, Sebelasan barang elektorik rumah, 5 unit HP, satu buah EDC BRI, 1 pokok ID Card anggota BRI, 5 keping ATM, 3 lembar STNK, 2 lembar BPKB, 1 lembar buku rekening BRI Syariah, 1 lembar examplar rekening koran, tujuh lembar Kwitansi, 2 unit sepeda lipat, 2 batang gelang aurum dan uang tunai Rp. 3. 358. 000. Kesemua barang itu kini telah disita Kepolisian buat kepentingan proses lanjutan.

“Saksi yang kita periksa berjumlah 29 orang. 24 korban, 5 pegawai Bank. Sementara untuk tersangka masih bermain 1 orang, belum ada keterlibatan yang lain. Peristiwa ini tengah dalam tahap pelengkapan berkas, insyaallah dalam waktu depan akan segera kita limpahkan kasusnya ke Kejari, ” tutup Kapolres.